Depok,AN - Wali Kota Depok, Mohammad Idris menerima penghargaan Kepala Daerah Inovatif (KDI) 2017 kategori lingkungan hidup dari Koran Sindo. Penghargaan tersebut berhasil diraih karena Walikota Depok konsistensi mengedukasi, serta memfasilitasi masyarakat dalam mengolah sampah dengan sejumlah terobosan terobosan baru lainnya.
“Penghargaan yang diberikan kepada saya merupakan milik warga Kota Depok.Sebab penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi, agar menambah semangat masyarakat untuk terus mengatasi permasalahan sampah,” kata Idris, pada awak media di Ruang Balaikota,Rabu (02/08/17).
Walikota yang di damping Wakil Walikota itu menjelaskan, sampah menjadi permasalahan serius di berbagai daerah. Terlebih Kota Depok yang memiliki jumlah penduduk 2,1 juta jiwa, dengan total 1.200 ton sampah per hari. Sedangkan daya tampung yang dimiliki Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung hanya sebesar 700 ton.Tentu hal tersebut menjadi permasalahan serius yang harus segera dipecahkan.
“Bank sampah menjadi solusi karena, bank sampah dapat memberikan sejumlah aspek manfaat, salah satunya adalah merubah cara pandang masyarakat tentang pengelolaan sampahdengan cara pemilahan sampah organik dan anorganik, saat ini sudah ada 500 bank sampah yang ada di Kota Depok” jelasnya.
Dijelaskan, untuk sampah organik dapat diolah menjadi pupuk, saat ini sedang dikembangkan sampah diubah menjadi pakan ikan hias.“Pakan ikan hias ini berasal dari pembusukan sampah kemudian bisa menjadi budidaya ikan hias,” jelas Idris.
Basnyak Inovasi yang bilakukan oleh Walikota, seperti saat ini masyarakat juga telah mengembangkan pemanfaatan sampah menjadi gas metan.Pengolahan sampah tersebut dilakukan agar dapat digunakan untuk aktivitas masyarakat sehari-hari. Pemerintah berdasarkan Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah yang diturunkan ke dalam Peraturan Daerah (Perda) dalam peningkatan bidang pembangunan, salah satunya merubah sampah menjadi energy.
Sementara itu, Pemimpin Redaksi Koran Sindo, Pung Purwanto mengatakan, penghargaan yang diberikan kepada Wali Kota Depok merupakan bentuk apresiasi bagi kepala daerah yang memiliki inovasi, sehingga berdampak positif ke masyarakat.
“Kota Depok sudah menggunakan bank sampah sejak lama.Kriterianya juga berdasarkan fakta di lapangan.Rupanya program bank sampah tersebut membantu masyarakat, serta pelaksanaannya terus berkelanjutan,” katanya.
Dirinya menambahkan, diharapkan para kepala daerah dapat menjaga inovasi agar dapat terus berkelanjutan.Artinya, saat inovasi sudah berjalan, meski belum 100 persen mengatasi masalah perkotaan, tetapi inovasi tersebut dapat terus berjalan baik.(Adi)

Komentar